Posted in Cerita Islami, Motivation

Jangan remehkan sedekahmu karena Allah akan menggatikannya dengan 700 kali lipat

Hari ini (25 Mei 2016) kami berempat akan berangkat ke salah satu tempat yang sangat familiar di Yogyakarta letaknya di Jawa Tengah dan menjadi salah satu dari ketujuh keajaiban dunia, Candi Brobudur. Awalnya kami akan berangkat pagi-pagi sekitar jam 7 namun karena masih ada kerjaan yang belum selesai akhirnya kami berangkat jam 10 pagi. Liburan ini sebenarnya ingin menghibur hati adik (Moh. Juanda) yang baru saja saya jemput dari bandung, disana dia sekolah pesantren dan akhirnya melanjutkan estafet pendidikan ke jenjang SMA atau Aliyah di pasatren ali maksum, kerayak Yogyakarta. M Dwi Kusnadi yang biasa disapa mamat adalah adik sepupu saya yang berambisi ingin kuliah di Yogyakarta namun keterima SNMPTN di Palu akhirnya dia kembali kepalu dan sisa waktunya di jogja dia gunakan untuk jalan jalan di Kota Istimewa ini, dan Raivan adalah teman baik saya di bangku kuliah.

Perjalanan dari kota Yogyakarta sampai di candir brobudur memakan waktu + 1,5 jam. candi brobudur ini tidak pernah sepi akan pengunjung baik pengunjung local  ataupun pengunjung interlokal.

Apalah gunanya liburan tanpan mengabadikanya, foto adalah salah satu dokumentasi kehidupan yang bisa kita kenang, akhirnya sebelum kami memasuki tangga candi kami mengambil view yang berada didepan candi dan semua badan candi tampak jelas dari sini, setelah puas dengan beberapa pose akhirnya kami menaikinya. Mengabadikan foto disetiap sudut candi adalah kepuasan pribadi yang hanya bisa dirasakan oleh diri sendiri.

Ada tiga yang sering kita jumpai di sekitaran tempat wisata yang pertama adalah tempat wisata itu sendiri, kedua adalah para pedagang dan yang ketiga adalah pengemis.  pedagang makanan atau minuman mereka memanfaatkan moment tersebut dan tentu juga para pengemis agar mendatkan pendpatan yang lebih tentulah di tempat yang ramai, bukan menghina para pengemis namun disnilah kita belajar bagaimana melihat peluang berjualan hehehe.. setalah shalat zuhur akhirnya kami sepakat untuk mencari makan yang murah, tentu saja mencari makanan yang murah ditempat wisata adalah salah satu hal mustahil. Mondar mandir cari temapat makan yang murah dan enak -konsumen banget- kami melihat nene nene yang sangat tua, badanya membungkuk jalanya sudah tak kuat dan tanganya menjulur terbuka kedepan. Apakah keluarganya sudah tiada, dimana anak dan cucu-cucunya dengan meilihat isi dompet yang tipis dan pas-pasan untuk makan akhirnya aku mengeluarkan selembar uang pahlawan antasari, setelah memberikanya dia melontarkan bermacam macam rasa syukur dan doa. Sepertinya memang nene tua itu kesepian dan tak punya apa apa akhirnya jalan itulah yang ia gunakan untuk mencari kebutuhan untuk perutnya. Sementara adik dan temanku juga menemui pengemis yang lain.

Ternyata ada juga tempat makan yang murah Cuma 8rb, setelah memesan makan beberapa menit kemudian pesanan datang ternyata memang sesuai dengan harganya, bagi kami tidak masalah karena nanti juga dirumah akan makan lagi.

Akhirnya kami menuju parkiran dan pulang kembali ke kosan, selama di perjalanan saya menanyakan suka dukanya ketika dia (adik kandung saya) di pesantren lamanya,bandung.

“BRAKKKKK”,  suara motor jatuh.

Motorku ada dibelakangku sedangkan adiku ada didepanku, kami sama sama berada diatas trotoar jalan atau pembatas jalan. kakiku berada disebrang jalan kiri dan kepalaku berda diseberang jalan kanan sedangkan perutku diatas pembatas jalan tersebut,  posisi adikku  hampir sama sepertiku, luka di sikunya membuatnya kesakitan namun dia mencoba menahanya. saya  dan adik saya tidak kuat berdiri akhirnya kami ditolong oleh warga setempat (jalan magelang,Yogyakarta) diberikan betadin, kapas, kue dan air mineral. Saya sangat bersyukur untuk kami tidak jatuh ke kiri atau keterusan sampai melewati pembatas jalan. Sambil melihat adik saya di samping kiri yang sedang memegang sikunya.

“nggak apa-apa de” tanyku polos

“iya ka nggak apa-apa” jawabnya singkat dan tersebyum.

“ De coba saja ka kita tadi tidak sedeqah mungkin lebih parah dari ini, doa dari nenek tadi itulah salah satu yang kita selamat, mungkin klo kita tidak sedekah kaki ka helmi ke lindas mobil kepala ka helmi ke tabrak. pernah baca (QS Al Baqarah:261) bahwa Allah akan menggati sedeqah Hambanya dengan 700 kali lipat mungkin ini lebih dari 700 kali lipat de” Ajarku ke dia agar selalu dekat dengan Allah, bahwa pentingnya sedeqah dan mengambil hikmah dari setiap kejadian bukankah Allah juga berfirman didalam (QS Attaubah : 40) “ jangan bersedih sesungguhnya Allah bersama kita” akhirnya kami pergi ke kosan dengan rasa sakit yang kami ada. karena muntah darah ketika hendak mau shalat magrib di dalam kosku terpaksa saya dilarikan  kerumah sakit HidayahTullah oleh Sahabatku (Raivan) dan Sepupuku (mamat) , sementara adikku menahan tangisnya karena melihat darah yang cukup banyak kumuntahkan, .  Don’t worry brother im fine and keep happiness Insyallah Allah will be together with US. Alhamdulillah kata setelah di ronsen kata dokter tidak apa-apa pusing dan muntah yang saya rasakan cuma karena kebentur ringan dikepala dan di perut walau sempat diprediksi geger otak kecil hahhaha…

sedekah.PNG

Advertisements

Author:

You can get anithings if you try and pray

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s